Tulisan kecilku “Sesuatu yg antimenstrim?”

Ingin mencoba sesuatu yang antimenstrim untukku, yaitu menjauh.

Tapi, kembali mengenang lisan bahwa aku tak ingin mereka pergi. Apa rasa takut ini kini berubah menjadi rasa ingin yang menyesakkan?


Ingin mencoba sesuatu yang antimenstrim untukku, yaitu berhenti berbicara.

Tapi, kembali mengenang lisan bahwa aku tak dapat diam meski gemuruh dan badai tengah mengguncang batin hati. Apa rasa takut ini berubah menjadi rasa sesak yang tak terucap?


Aku terlalu lemah untuk mengambil resiko. Resiko yang memungkinkan aku untuk rapuh tanpa kebahagiaan.

Meski waktu akhirnya yang berperan, tapi tetap saja resiko bukan hal yang pantas aku ambil sebelum aku mempelajari cara mengatasinya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s