“Air”

​Apa kau tau?

Aku sebenarnya iri pada air.

Ia selalu berusaha mengisi ruang kosong tak berpenghuni. Sedangkan aku?

Hanya duduk diam terpaku, disudut ruang hati sembari mencari kebahagian yang tak kunjung ku temui.

Dan Apa kau tau?

Aku sebenarnya benar benar iri pada air.

Ia selalu mengalir ke muara, dari tempat sempit ke tempat yang luas, dari jalan bebatuan hingga hamparan air tenang tanpa ombak.

Sedangkan aku?

Tak mengerti ke arah mana aku akan menempatkan diri, tak juga berhenti dari kegalauan yang mencoba menggoyahkan hati untuk tak berani mencari.

Bukan seperti air.

Aku hanyalah aku yang mencoba berdiri tanpa penopang dikala kaki benar rapuh untuk tegak menyanggah tubuh.

Aku hanyalah aku yang sebenarnya malu mengakui bahwa aku membutuhkan seseorang disini untuk menemani takutnya diri dari ruang yang sepi.

Dan aku hanyalah aku.
(Tulisanku untuk seseorang yang memberikan satu kata lalu aku diminta menjabarkannya :: SMP)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s