Obat Penenang

Aku berbicara sendiri di dalam hati. Menenangkan diri, menahan emosi dan mencari arti dari keadaan apapun itu yang tengah dialami.

Kadang tak jarang aku menemukan jalan buntu disana malah lebih tepatnya jarang bisa berhasil menemukan jalan, sekalipun jalan dengan petunjuk cahaya kecil yang menyerembet masuk dari celahnya. Sulit.

Perlahan tapi pasti aku mencari sesuatu untuk membantuku, mempermudah diriku, memperlancar pemikiranku untuk menghadapi setiap keadaan itu.

Dan ya sesuatu itu.. aku menemukannya.

Aku bukanlah tipikal orang yang suka diam dikala aku tengah berhadapan dengan apa apa yang membingungkanku. Kadang aku memilih untuk mengutarakannya saja atau menceritakannya.

Aku juga bukanlah tipikal orang yang suka memendam rasa. Bila dipendam itu sakit kenapa harus memendam, bila disimpan itu pilu kenapa harus menyimpan. Ya kurang lebih seperti itu.

Dan back!

Aku menemukan sesuatu itu.. sesuatu yang membuatku merasa bisa bernafas lega disaat semua keadaan baik burukku bisa aku ungkapkan dengan bercerita.

Itu temanku. Dikala aku memiliki banyak keadaan yang membingungkan lalu dia datang dengan hebatnya, membantu, menenangkan, mempermudah dan memperlancarkan pemikiranku untuk mencari arti dari keadaan itu, menaklukkan kebingungan itu. 

Saatnya aku berbicara, “disaat kau mencari sesuatu yang berharga untuk kau simpan, kau takkan menemukannya. Tapi disaat kau mencari sesuatu yang berharga untuk kau jaga dan kau sayangi, didekatmu ada, dia temanmu.”
Salam penutup dari anak kucing kecil, Jui, Selamat Malam 😊

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s